Langsung ke konten utama

Biografi Singkat Reviewers El-Mãl


Empat pakar bersedia menjadi Reviewers (Mitra Bestari) dari jurnal El-Mãl: Mereka Prof. Dr. Musa Hubes, Dr. Ade Sofyan Mulazid, Dr. Lukman M Baga, dan Dr. Nurul Huda. Siapakah sebenarnya mereka? Berikut ini adalah profil singkatnya.


Prof. Dr .Ir. H. Musa Hubeis, MS, Dipl.Ing, DEA lahir di Jakarta, 26 Juni 1955. Seluruh pendidikan dasar dan menengah beliau dilakukan di ibukota, yaitu di SDN Mangga Besar I, SMPN XXVIII Budi Utomo, dan SMAN II. Gelar Sarjana dan Magister Sains diperoleh beliau pada Institut Pertanian Bogor. Beliau kemudian melanjutkan pendidikannya di Perancis hingga meraih gelar Diplôme d'Ingéneur(Dipl.Ing), Diplôme d'Etudes d'Approfondie (DEA), Docteur (Dr.) dalam bidang Teknik Sistem Industri.
Tecatat sebagai Guru Besar Manajemen Industri IPB, Musa Hubeis aktif melakukan penelitian tentang pembinaan dan pengembangan industri dalam skala kecil-besar, pertanian dalam arti luas, dan lain-lain (kewirausahaan, kemitraan usaha, pariwisata dan otonomi daerah). Dia juga  telah menulis ratusan karya ilmiah yang telah dipublikasikan dan menjadi narasumber di berbagai media massa. Salah satu karya ilmiah yang dianggap terbaik adalah Studi Pembinaan dan Pengembangan Industri Kecil Pangan dengan Pola Inkubasi Bisnis.
Selain sebagai staf pengajar di IPB, Rektor Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor ini  juga aktif mengajar di berbagai PTS di Jakarta serta menjadi konsultan ahli di instansi pemerintahan dan perusahaan. Beliau pernah menjabat Ketua Penasehat Ahli ASEMHAKI, Ketua Jurusan/Departemen Manajemen FEM IPB, Ketua Departemen Imtaq dan Ipteks ICMI Pusat, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Agribisnis Indonesia, dan jabatan penting lainnya baik di tingkat IPB atau organisasi profesi.
Data dari Google Scholar menunjukkan dia memiliki sitasi 516 sejak 2013 dengan hi-index 11. Gurubesar ilmu manajemen industry ini banyak melahirkan karya tulis bidang manajemen, kewiraswastaan dan pengembangan industry kecil dan menengah.  Beberapa hasil karyanya antara lain:  Prospek Usaha Kecil dalam Wadah Inkubator Bisnis (Ghalia Indonesia, 2009), Manajemen Strategik dalam Pengembangan Daya Saing Organisasi
(Elex Media Komputindo, 2008), Menuju industri kecil profesional di era globalisasi melalui pemberdayaan manajemen industri (IPB, 1997), Metodologi Penelitian Organoleptik (ST Soekarto, M Hubeis, IPB 1993), Pengantar pengolahan tepung serealia dan biji-bijian (TPG Fateta IPB, 1984), Manajemen kreativitas dan Inovasi dalam Bisnis (Hecca Mitra Utama, 2005), dan Petunjuk Laboratorium Metode Penelitian Indrawi (ST Soekarto, M Hubeis, PAU-IPB, 1992).


Dr. Ade Sofyan Mulazid, S.Ag., M.H. adalah Wakil Dekan 2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Jakarta. Sebagai dosen fiqih muamalah, dia menjabat Lektor Kepala  pada Prodi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Lahir 1975 di Lampung Selatan, dia alumnus SDN 1 Gedongtataan, MTs Nurul Iman Gedongtataan, dan MAN 1 Tanjungkarang, Lampung. Dia lulus sarjana mu'amalah UIN Jakarta (1999), S-2 ilmu hukum ekonomi Universitas Muhammadiyah Jakarta (2002), dan doktor ilmu hukum ekonomi syariah dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (2012).
           
Selain mengajar, pemilik email adesofyanmulazid@uinjkt.ac.id juga banyak melakukan penelitian dan pengembangan masyarakat sesuai bidang keilmuannya. Sejumlah karya tulis banyak disitasi peneliti lain. Antara lain: Pelaksanaan Sharia Compliance Pada Bank Syariah (Studi Kasus Pada Bank Syariah Mandiri, Jakarta); Kedudukan sistem pegadaian syariah dalam sistem hukum nasional di Indonesia; Analisa Pengaruh Kualitas Aset, Likuiditas, Efensiensi Usaha Dan Profitabilitas Terhadap Rasio Kecukupan Modal Pada Umum Syariah Periode 2012-2015; Pengaruh Produk Domestik Bruto (PDB), Jumlah Bagi Hasil dan Jumlah Kantor terhadap Jumlah Deposito Muḍārabah Bank Syariah di Indonesia Periode 2011-2015.
Dia menjadi dosen Pembimbing KKN 2014-2017, Wakil Dekan Bid. Administrasi Umum     2016; narasumber Kultum & Imam Shalat Dzuhur Bulan Ramadhan 2016; dan narasumber beberapa seminar nasional bidang ekonomi dan perbankan syariah.

Dr. Ir. Lukman Mohammad Baga, M.A.Ec. adalah Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen serta Direktur CIBEST. Alumni Sosial Ekonomi Pertanian Faperta IPB, master ekonomi dari Massey University – New Zealand, dan doktor dari Philips University of Marburg – Jerman.
Selain mengajar dia aktif dalam kursus Strategy and Business Policy; Business Leadership, Cooperatives and Agribusiness Institution; Entrepreneurial Experience, dan Entrepreneurship.
Dia juga peneliti sejumlah riset antara lain: Rice self-sufficiency from the past to the present: a review of policy effectivity and national strategy formulation; Factors influencing farmers’ motivation in producing sugar cane : a case study of small-scale sugar-cane farms in Tonjong, Cirebon; Islamic poverty and economic empowerment strategies for poor society: Critics on indicators and poverty-alleviation programs in Indonesia; an alternative for Indonesian Magnificence of Zakat; The role of cooperatives and government policies on enhancing competitiveness of dairy farms; Competitiveness and strategies of Indonesian tea agribusiness development' The role of cooperative entrepreneurs on developing OVOP program and micro financing for agriculture: a case study of star-fruit farms in Depok.
Juga tentang Profile and Role of Co-Operative Entrepreneur in Agribusiness Development; Strategies for developing dairy farms in East java Policies of Ministry of agriculture in achieving meat self sufficient; Business plan for developing down-stream products of coffee; Roadmap of improving competitiveness of dairy cooperatives in West Java; serta Zakat Community Development for poor society in Desa Tangkil,Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor; Mentoring orphaned children in producing Centella asiatica, orphan house of Tarbiyatul Yatama Desa Cibadak,Bogor; dan Developing mosques as an economy center through establishing a syaria cooperative in Desa Cibitung Tengah.
Selain di IPB, Lukman M baga pernah menjadi Tenaga Ahli Menteri Pertanian 2004-2009 dan aktif dalam pengembangan Jaringan Koperasi Syariah 212 Mart.


Dr. Nurul Huda, S.E., M.M., M.Si, adalah dosen ekonomi syariah pada Pusat Studi Timur Tengah dan Islam, Fakultas Pascasarjana Unversitas Indonesia. Selain mengajar di UI dan beberapa perguruan tinggi lain, dia juga menjabat Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Yarsi Jakarta.
Alumni magister ekonomi syariah UI (2004) dan doktor ekonomi Islam Universitas Airlangga (2013) ini juga aktif dalam kegiatan riset dan pengembangan SDM bidang pemberdayaan zakat, ekonomi dan keuangan syariah, Badan Wakaf Indonesia, serta Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Indonesia.
Selain mengajar dan meneliti, Nurul Huda juga aktif sebagai praktisi konsultas ekonomi Islam Salemba Consulting dan Star-C (Sharia Tarining & Research Consulting).  Beberapa karya yang dia terbitkan antara lain: Pengenalan Ekslusif Ekonomi Islam, Investasi pada pasar Modal Syariah, Ekonomo Makro Islam: Pendekatan Tepritis, serta Kebijakan Keuangan Publik Abu Yusuf.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prinsip-Prinsip Kepemilikan Harta Dalam Islam

Oleh Lukman Hamdani Dosen FEBI Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor
ABSTRAK
Harta adalah salah satu instrument yang terpenting dalam kehidupan ini, karena harta adalah adalah sebagai penunjang keberlangsukan kehidupan manusia,dalam Islam selalu ditekankan akan pentingnya kemandirian dalam memiliki harta melalui kerja atau usaha, karena sesungguhnya allah swt sangat mencintai hambanya yang selalu bersedekah/berinfaq/berzakat dengan harta nya sendiri. Allah swt sangat menyukai para pekerja keras atau orang yang gigih dalam mencari harta untuk kepentingan akhirat, bahkan Allah SWT tekankan dalam Surah at-taubah ayah 10. Dan Katakanlah: "Bekerjalah kamu, Maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. Bahkan para sahabat Rasulullah SAW adalah para orang kaya yang memiliki harta untuk kemajuan dan perke…

Biografi Singkat Penulis Jurnal El-Mãl I

BIOGRAFI PENULIS JURNAL El-Mãl I 2018

Edisi perdana jurnal El-Mãl memuat enam makalah ilmiah karya dosen Fakulas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor. Mereka adalah Dedi Junaedi, Jamaludin, Faisal, Yudi Permana, Rio Kartika Supriyatna, dan Lukman Hamdani. Siapakah mereka dan apa kiprahnya dalam riset dan pendidikan? Berikut ini adalah biografi singkat mereka.
Ir.H. Dedi Junaedi, M.Si., dosen tetap Prodi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor. Lektor ekonomi dan keuangan syariah ini mengampu mata kuliah: matematika ekbis, analisa statistik, fiskal moneter, pengantar manajemen bisnis, komunikasi bisnis, mikroekonomi syariah, etka bisnis syariah, dan Bahasa Indonesia. Lahir di Kuningan, Jawa Barat, 13 Juni 1964, dia alumni S-1 Teknologi Pangan & Gizi Fateta Institut Pertanian Bogor dan S-2 Ekonomi dan Keuangan Syariah Universitas Indonesia (UI) dengan predikat lulusan terbaik Psacasarjana UI 20…

Utang Meningkatkan PDB, Menurunkan Kemiskinan, Namun Belum Mensejahterakan Rakyat

Jakarta, Gontornews -- ''Utang cenderung meningkatkan nilai PDB dan menurunkan angka kemiskinan. Tetapi belum dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat banyak. Ini berlaku untuk semua rezim pemerintahan,'' ungkap Dedi Junaedi, dosen ekonomi Islam Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor.

Dalam presentasi Simposium Nasional Keuangan Negara (SNKN) 2018 di Jakarta, Kamis (15/11), Dedi Junaedi tampil sebagai pemakalah berjudul "Hubungan Utang Luar Negi dengan Perekonomian dan Kemiskinan: Komparasi Antarezim Pemerintahan". Dibuka Menkeu Sri Mulyani, SNKN 2018 menampilkan 60 makalah, dimana 19 di antaranya adalah makalah ekternal.

Dalam presentasinya, Dedi Junaedi menjelaskan latar belakang risetnya. Menurutnya, sejak merdeka, Indonesia telah mengalami tujuh kali pergantian kepeimpinan nasional. Mulai dari Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurahman Wahid, Megawati, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hingga Joko Widodo. Setiap pemerintahan tentu punya kebijakan dan progr…