Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Utang Meningkatkan PDB, Menurunkan Kemiskinan, Namun Belum Mensejahterakan Rakyat

Jakarta, Gontornews -- ''Utang cenderung meningkatkan nilai PDB dan menurunkan angka kemiskinan. Tetapi belum dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat banyak. Ini berlaku untuk semua rezim pemerintahan,'' ungkap Dedi Junaedi, dosen ekonomi Islam Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor.

Dalam presentasi Simposium Nasional Keuangan Negara (SNKN) 2018 di Jakarta, Kamis (15/11), Dedi Junaedi tampil sebagai pemakalah berjudul "Hubungan Utang Luar Negi dengan Perekonomian dan Kemiskinan: Komparasi Antarezim Pemerintahan". Dibuka Menkeu Sri Mulyani, SNKN 2018 menampilkan 60 makalah, dimana 19 di antaranya adalah makalah ekternal.

Dalam presentasinya, Dedi Junaedi menjelaskan latar belakang risetnya. Menurutnya, sejak merdeka, Indonesia telah mengalami tujuh kali pergantian kepeimpinan nasional. Mulai dari Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurahman Wahid, Megawati, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hingga Joko Widodo. Setiap pemerintahan tentu punya kebijakan dan progr…

Menkeu: Kebijakan Keuangan Berbasis Riset Semakin Penting

Jakarta, Gontornews — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan perumusan kebijakan keuangan berbasis riset penting dan semakin penting. Terutama dalam era dimana arus informasi semakin deras dan bisa mengalahkan logika. ”Atas dasar itu, saya terkesan dengan Simposium Nasional Keuangan Negara. SNKN ini baik dan perlu ditingkatkan terus mutunya,” ungkap Menkeu Sri Mulyani dalam dosen pembukaan SNKN di Pusdiklat Pajak Jakarta, Rabu (14/11). Menkeu menjelaskan semua sumberdaya, termasuk yang ada di lingkup Kementrian Keuangan beserta mitranya, perlu terus berikhtiar membuat kebijakan yang efektik dan efisien. Yang berhasilguna dan berdayaguna, hingga dapat dipertangungjawabkan dan sesuai tujuan negara. ”Saya impressed dan surprised. Senang dan bahagia datang ke simposium ini,” tegasnya. Menurut Menkeu, SNKN bagian dari upaya sistematis melembagakan kultur riset dan perbaikan metodologi yang dapat dipertanggungjawabkan. Sri Mulyani menyimak sejumlah paper membahas isu-isu penting …

Faktor Penyebab Rendahnya Minat UMKM di Pamijahan Dalam Memilih Pembiayaan pada Bank Syariah

FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA MINAT UMKM DI KECAMATAN PAMIJAHAN DALAM MEMILIH PEMBIAYAAN PADA BANK SYARIAH Evi Novita dan Hanifah Aqliyah Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor evi_novita75@yahoo.com
ABSTRACT This study aims to analyze the factors causing low interest of MSMEs in Pamijahan District in choosing financing for Islamic banks. The study was conducted using quantitative research methods with primary data from the secondary. Primary data was obtained through a questionnaire survey of the Pamijahan community. The sample, a number of 25 UMKM in the Pamijahan Subdistrict neighborhood, was taken proportionally puporsif. The study period was three months in the April-June 2018 period. Based on the partial test (t test) shows that promotion has a positive influence on the interests of UMKM in Pamijahan District. Based on the simultaneous test (test f), products, financing procedures, promotion and profit sharing together h…

Konsep Produksi Islami

Oleh Efrita Norman dan Samsul Basri Staf Pengajar Pascasarjana Institut Agama Islam Sahid efritanorman@gmail.com
ABSTRACT
This study was to explain about the concept of production in Islamic perspective. This study was also purposed to give explanation about the Islamic concept of production. Production was thought to play important role in economic activities. It was impossible to do other economic activities such as consumption, distribution or trading without the production itself. In conventional term, production was limited as a process to make or create something, such as product, etc. It had placed profit over everything. On the other hand, in Islamic perspective, the production had been placed on the spirit of Islam itself. It contained fairness, benefit for either the producer or consumer. Shortly, it related to the principles of Islam.
Key words: Concept , Islam, Production
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang konsep produksi dalam perspektif Islam. Kajian ini…

Pengaruh Pergerakan Tingkat Suku Bunga dan Inflasi terhadap Nilai Aktiva Bersih Reksadana Saham

Oleh Evi Novita1, Anwar Rahim2, Handono Ishardyatmo2 1Dosen Prodi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor evi_novita75@yahoo.com 2Dosen Pascasarjana Universitas Ibnu Khaldun Bogor ABSTRACT This study aims at determining the influence of BI interest rateand inflation toward NAV balance mutual funds. This research was conducted during the period of data since 2008 to 2012. The sample used was the 30 balance mutual funds that are registered and active traded in Bapepam. From the results of the research literature conclude the basic assumptions that variable BI interest rate, and inflation levels affect the NAV of balancemutual funds. Hypothetical tested is that there is a significant influence among independent variables to dependent variables, both partial and simultaneous. Research was conducted with regression analysis using application of Eviews 6.0. The test results shows that thypothetical is supported by data. Variable index BI int…

Jurnal El-Mấl Nomor 2 Segera Terbit!

Jurnal El-Mấl Nomor 2 in sha Allah segera terbit. Enam naskah yang diperlukan sudah masuk ke meja Redaksi. Dalam pekan-pekan ini sedang memasuki proses editing dan reviewer.

Dalam pekan mendatang, paling lambat tanggal 20 September, menu edisi kedua El-Mấl: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam diharapkan sudah siap untuk dipublikasi secara online. Sementara edisi cetaknya, menungggu anggaran turun. Ada harapan edisi cetak pun dapat terbit lebih awal, dari waktu deadline Desember 2018.

Redaksi mengucapkan terima kasih kepada para dosen dan peneliti yang telah berkontribusi sehingga Jurnal El-Mấl bisa hadir lebih awal. Jazakumullahu khairan katsiran, semoga kontribusi Bapak/Ibu menjadi amal baik dan dapat menambah khazanah riset kita.

Ingin tahun, apa menu El-Mấl 2? Inilah lima dari enam naskah yang sudah masuk Redaksi. Judul masih bersifat tentatif. Artinya, masih mungkin mengalami perubahan jika Reviewer dan Editor menghendakinya.

1. Faktor Penyebab Rendahnya Minat UMKM Pamijahan…

Dua Ekonom AS Raih Nobel Ekonomi 2018

Washington, Gontornews— Dua ekonom AS berhasil meraih Hadiah Nobel Ekonomi 2018. Keduanya, William D. Nordhaus dan Paul M. Romer, dinilai berjasa menyoroti pentingnya kebijakan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. William D. Nordhaus (77), profesor ekonomi dari Yale University, banyak merintis penilaian dampak ekonomi dari perubahan iklim, termasuk pembelaannya bagi pemerintah untuk mengenakan pajak emisi karbon. Sedang Paul M. Romer (62), profesor ekonomi dari New York University, banyak melahirkan karya ilmiah tentang peran kebijakan dalam mendorong inovasi teknologi.
Pengumuman penghargaan bertepatan dengan Panel PBB tentang Perubahan Iklim (IPCC) merilis laporan yang memperingatkan konsekuensi mengerikan dari perubahan iklim dan mendesak pemerintah untuk menanggapi lebih serius terkait masalah ini. Komite Hadiah Nobel mengatakan bahwa penghargaan Nobel Ekonomi tahun ini menggarisbawahi perlunya pemerintah untuk bekerja sama. “Pesannya adalah bahwa dip…

Magnet Bumi Berubah: Kelak, Matahari Terbit dari Barat!

Kutub magnet Bumi akan terbalik. Utara menjadi Selatan, Selatan menjadi Utara. Matahari pun terbit dari Barat. Kala itu terjadi, Bumi [mungkin] tidak lagi  layak huni. Badai Matahari dan radiasi sinar kosmik akan menyapu, membawa petaka menghancurkan. Aliran listrik mati. Semua barang elektronika dan layanan berbasis digital pun tak berfungsi.

Matahari terbit dari Barat? Memang agak sulit membayangkannya sekarang. Namun, narasi deskriptif itubukanlah adegan plot untuk sebuah film bencana. Sejatinya, itu gambaran ringkas sebuahilustrasi masa depan Bumi yang diungkap Alana Mitchell dalam esay berjudul Magnetic Field Is Shifting: The Poles May Flip, This Could Get Bad. Dimuat portal sains Undark.org akhir 26 Januari 2018tulisan itu kemudian dikutip sejumlah media global. Antara lain National Geographic, Daily Mail, Newsweek, LiveScience, New York Post, Metro.uk,dan News.au
,
Alanna Mitchell, jurnalis dan penulis Sains asal Kanada, mengakui esay itu adalah adaptasi dari buku terbitan terba…

Anugerah Jurnalistik Teknologi BPPT 2018 Diumumkan, Dosen INAIS Raih Juara III

Anugerah Jurnalistik Teknologi BPPT 2018 telah diumumkan di Jakarta, Kamis (23/8). Dedi Junaedi, dosen INAIS Bogor yang juga wartawan Majalah Gontor, Gontornews dan Majalah Sains Indonesia berhasil meraih Juara III.
"Alhamdulilllah, tulisan masih laku dan bernilai,'' ungkapnya. Bagi Dedi Junaedi, ini hadiah lomba tulis yang kesekian yang pernah diraihnya. Dalam katagori lomba tulis ilmiah populer yang diselenggarakan Kantor Menristek/Dewan Riset Nasional, sebelumnya dia pernah meraih Juara I (1993), Juara II (1996), Juara III (2016).
Dewan Yuri Anugerah Jurnalistik BPPT mengumumkan: Sujud Dwi Pratisto dan Andhika Dinata  Wartawan Majalah Gatra menyabet juara 1 Anugerah Jurnalistik Teknologi BPPT 2018 melalui  artikel “Sampah Berkurang, Listrik Terang”  yang dimuat di Majalah Gatra, Edisi 18  April 2018.
Juara kedua Anugerah Jurnalistik Teknologi BPPT diraih Puji Purwanto, Wartawan Suara Merdeka, dengan  judul tulisan “Lingkungan Berseri, Berlimpah Sumber Energi”  yang di…

Biografi Singkat Reviewers El-Mãl

Empat pakar bersedia menjadi Reviewers (Mitra Bestari) dari jurnal El-Mãl: Mereka Prof. Dr. Musa Hubes, Dr. Ade Sofyan Mulazid, Dr. Lukman M Baga, dan Dr. Nurul Huda. Siapakah sebenarnya mereka? Berikut ini adalah profil singkatnya.
Prof. Dr .Ir. H. Musa Hubeis, MS, Dipl.Ing, DEA lahir di Jakarta, 26 Juni 1955. Seluruh pendidikan dasar dan menengah beliau dilakukan di ibukota, yaitu di SDN Mangga Besar I, SMPN XXVIII Budi Utomo, dan SMAN II. Gelar Sarjana dan Magister Sains diperoleh beliau pada Institut Pertanian Bogor. Beliau kemudian melanjutkan pendidikannya di Perancis hingga meraih gelar Diplôme d'Ingéneur(Dipl.Ing), Diplôme d'Etudes d'Approfondie (DEA), Docteur (Dr.) dalam bidang Teknik Sistem Industri.
Tecatat sebagai Guru Besar Manajemen Industri IPB, Musa Hubeis aktif melakukan penelitian tentang pembinaan dan pengembangan industri dalam skala kecil-besar, pertanian dalam arti luas, dan lain-lain (kewirausahaan, kemitraan usaha, pariwisata dan otonomi daerah). Dia …

Berminat Mengisi Jurnal El-Mãl, Ini Pedomannya!

Anda dosen dan atau peneliti ekonomi dan bisnis Islam? Ingin berpartisipasi dalam penerbitan Jurnal El-Mãl edisi berikutnya? Redaksi menunggu kiriman naskahnya. Sesuai jadwal. In sha Allah kami akan menerbitkan Volume I Nomor 2 pada Desember 2018. Naskah diharapkan sudah masuk paling lama Oktober 2018. Yang berminat silakan kirim naskah ke alamat redaksi@el-mal.net atau redaksielmal@gmail.com. Sebagai gambaran kami sampaikan ketentuan berikut:
PEDOMAN UMUM PENULIS JURNAL El-Mãl
Ketentuan Umum 1.Jurnal El-Mãlmenerima naskah artikel/makalah ilmiah baik civitas akademika FEBI INAIS maupun peminat kajian baik perorangan maupun kelompok studi dari luar INAIS. 2.Topik dapat bersifat umum sepanjang menyangkut wilayah kajian ekonomi dan binsis Islam. Namun Dewan Redaksi Jurnal El-Mãlberhak menyeleksi kelayakannya. 3.Pengiriman naskah dapat dikirim ke PusatRiset dan Kajian Strategis (PRKS) FEBI-INAIS melalui email redaksi@el-mal.net. Biodata penulis beserta foto perlu disertakan terkait nama, jabata…

Alhamdulillah, Edisi Perdana El-Mãl Terbit!

Alhamdulillah, dengan izin Allah, edisi perdana El-Mãl: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam telah terbit. Terima kasih, kami sampaikan kepada para penulis, editor, serta para reviewers yang telah memberi banyak masukan dan koreksinya.

Berikut ini inti sarinya: Utang cenderung meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) dan menurunkan kemiskinan, namun ternyata belum cukup memperbaiki kesejahteraan rakyat (pendapatan perkapita). Dalam tata kelola utang, era Jokowi berbeda nyata dengan era Soekarno, Soeharto dan SBY, tetapi tidak berbeda nyata dengan era Habibie, Abdurahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri. (Dedi Junaedi, Analisis Pengaruh Utang terhadap Perekonomian dan Kemiskinan Indonesia 1949-2017). Struktur organisasi pada masa Rasulullah SAW sampai khalifah dan saat ini hampir semua sama, tetapi berbeda ideologinya. Dahulu menggunakan hukum Allah SWT, berlandaskan Al-Qur’an dan hadis, sedangkan kini menggunakan ideologi Pancasila, menggunakan dua sumber hukum: hukum perdata/pidana …